Pebisnis Indonesia Siap Tanam Investasi Hotel di Malaysia

Kompas.com - 21/12/2010, 21:11 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pebisnis Indonesia siap menguasai pasar perhotelan Malaysia, menyusul upaya mereka mengikuti pameran internasional di Negeri Jiran pada tahun 2011.

"Sebagai warga negara Indonesia, kami takkan gentar bersaing dengan Malaysia, termasuk memperluas pasar bisnis ini di sana," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya, Bambang Hermanto, di Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PHRI Surabaya, Senin.

Menurut dia, PHRI juga sudah menyediakan anggaran khusus untuk segala pengeluaran selama berpartisipasi dalam pameran di Malaysia. "Untuk memberikan daya tarik bagi pengunjung di pameran tesebut, kami telah mempersiapkan para ’general manager’, baik hotel bintang tiga, empat, maupun lima," ujarnya.

Ia menjelaskan, keikutsertaan di pameran tersebut juga membuktikan bahwa pebisnis hotel Indonesia khususnya dari Surabaya siap bersaing sehat di dunia perhotelan mancanegara. "Untuk itu, kami menjalin kerja sama dengan para ’general manager’ hotel agar meningkatkan standardisasinya terutama dari sisi pelayanan," paparnya.

 Mengenai peningkatan standardisasi itu, ia mengaku, upaya tersebut sangat penting dijalani oleh segala kalangan pengusaha. "Tanpa adanya inovasi maka perkembangan bisnis seorang pengusaha hanya bergerak di tempat," katanya.

Selain itu, tambah dia, standardisasi dan peningkatan inovasi merupakan modal bagi para pengusaha menghadapi persaingan global yang kian ketat. "Apalagi, ke depan tenaga kerja asing misal dari Filipina dan Vietnam datang ke Indonesia dengan biaya tinggi. sehingga sejak dini para pebisnis hotel harus melakukan perubahan dan pembenahan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau